Sejarah Singkat Berdirinya MTs Negeri 18 Jombang

Peresmian MTs Negeri 18 Jombang oleh Kepala Kanwil Kemanag Jatim
Sejarah singkat berdirinya MTs Negeri 18 Jombang bermula dari MTs Satu Atap MIN Randuwatang Jombang yang berdiri pada tahun 2010“.  Selanjutnya menjadi MTs Filial MTs Negeri Bakalan Rayung Keboan Ngusikan Jombang hingga akhir tahun 2018.

Seiring perjalanannya serta mengingat tuntutan dan kemajuan zaman yang semakin berkembang, terutama dalam dunia pendidikan dan agar supaya madrasah ini lebih maju, bermutu, serta dapat mengikuti perkembangan zaman dan tantangan dunia global, maka pada tahun 2018 MTs Satu Atap MIN Randuwatang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor : 100 Tahun 2018 pada tanggal 19 Pebruari 2018, MTs Satu Atap MIN Randuwatang telah beralih status menjadi MTs Negeri 18 Jombang.

Semenjak beralih status dari swasta ke negeri, maka segala kebutuhan yang menyangkut pendanaan, pendidikan maupun sarana dan prasarana lebih banyak bersumber dari pemerintah pusat. Sehingga dengan begitu, sarana dan prasarana sedikit demi sedikit menjadi semakin lengkap dan memadai, sekalipun masih banyak kekurangan yang belum terpenuhi.

Adapun nama-nama yang pernah menjabat sebagai kepala MTs Negeri 18 Jombang adalah :

Bapak Bambang Setiadi, S.Pd.MM.
Bapak Maftuh
Bapak Purnomo, S.Pd.,M.Pd.
Bapak Suhardi, S.Pd.,M.Pd.I.
Bapak Drs. Abdul Salam, S.Pd.,M.MPd.
Bapak M. Yusuf Junaidi, M.Pd. (Plt. Kepala Madrasah Saat ini)


Author

Agnes F. Natale

It is a long established fact that a reader will be distracted by the abcd readable content of a page when looking at its layout that more less.

Comments (20)

thumb
Kecia A. Parada
June 18, 2024

There are many variations of passages the majority have suffered in some injected humour or randomised words which don't look even slightly believable.

Reply
thumb
Thomas A. Lindsey
June 18, 2024

There are many variations of passages the majority have suffered in some injected humour or randomised words which don't look even slightly believable.

Reply
thumb
Mary R. Lujan
June 18, 2024

There are many variations of passages the majority have suffered in some injected humour or randomised words which don't look even slightly believable.

Reply

Leave A Comment